1. Muatan Listrik
Muatan listrik terdiri atas:
Elektron yang membawa muatan negatif
Proton yang membawa muatan positif
Muatan 1 elektron = - 1,6 . 10-19 Coulomb
Muatan 1 proton = 1,6 . 10-19 Coulomb
Muatan lisrik dari suatu benda ditentukan oleh jumlah proton dan elektronnya.
*Bila benda kelebihan elektron ( ∑ elektron > ∑ proton), maka benda bermuatan negatif.
*Bila benda kekurangan elektron ( ∑ elektron < ∑ proton), maka benda bermuatan positif.
*Bila ∑ elektron = ∑ proton, maka benda tidak bermuatan ( netral ).
*Bila benda kelebihan elektron ( ∑ elektron > ∑ proton), maka benda bermuatan negatif.
*Bila benda kekurangan elektron ( ∑ elektron < ∑ proton), maka benda bermuatan positif.
*Bila ∑ elektron = ∑ proton, maka benda tidak bermuatan ( netral ).
Hukum Coulomb
yang dinyatakan oleh Charles
Augustin de
Coulomb (1786) adalah sebagai berikut :
“ Gaya tarik menarik atau gaya tolak antara dua muatan listrik sebanding dengan muatan-muatannya dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan”
Secara matematis Hukum Coulomb dirumuskan sebagai berikut :
F=k Q1.Q2/r2
Dengan :
F = gaya Coulomb ( Newton )
q = muatan listrik ( Coulomb )
r = jarak kedua muatan ( meter )
k = konstanta =
9 .
109 N.m2/C2
Ԑ0 = permitivitas listrik dalam ruang hampa udara = 8,85
. 10-12
C2/Nm2
Medan Listrik
Medan listrik adalah suatu daerah/ruang di sekitar muatan listrik yang masih dipengaruhi oleh
gaya listrik. Medan listrik digambarkan dengan garis gaya listrik yang arahnya keluar
(menjauhi)muatan positif dan masuk (mendekati) muatan negatif.
Kuat medan listrik adalah besarnya gaya Coulomb untuk tiap satu satuan muatan.
E=F/Q
Dengan :
E = kuat medan listrik ( N/C )
F = gaya Coulomb ( N )
q = muatan uji ( C )
Untuk selengkapnya silahkan Download materi disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar