Rabu, 17 April 2013

POTENSIAL DAN KAPASITANSI


Potensial Listrik.
1) Potensial listrik oleh Muatan titik.
Sebuah titik yang terletak di dalam medan listrik akan memiliki potensial listrik.
 V=k Q/r
Potensial listrik merupakan besaran skalar, maka potensial mutlak di suatu titik disebabkan sejumlah muatan titik adalah :

2) Potensial Listrik Pada Bola Bermuatan
Potensial listrik pada bola bermuatan untuk r > R adalah :
V=k Q/r
Potensial listrik di dalam bola bermuatan sama dengan potensial listrik pada permukaan bola
( r =  R )
Untuk r < R ( di dalam bola ) potensial listriknya adalah
V=k Q/R
3) Potensial Listrik pada Dua Keping Sejajar
V = E . d
Energi Potensial Listrik
Apabila muatan q berada di dekat muatan Q, maka muatan Q akan memberikan potensial listrik terhadap q sebesar V, akibat potensial listrik tersebut maka q akan memiliki energi potensial. Sehingga dapat dituliskan secara matematis sebagai berikut :

Ep = q . V
Kapasitor
Kapasitor ( kondensator ) adalah dua buah konduktor yang dipisahkan suatu isolator atau zat dielektrik.

Beberapa fungsi kapasitor adalah :
*Untuk menyimpan muatan dan energi listrik.
*Untuk memilih frekuensi pada radio penerima.
*Sebagai filter dalam pensuplai daya.
*Menghilangkan bunga api pada system   pengapian mobil.
*Menyekat arus listrik searah, sehingga arus   searah (DC) tidak dapat melewati kapasitor.

Kapasitansi Kapasitor.
Kapasitansi kapasitor adalah kemampuan kapasitor untuk menyimpan muatan listrik. Kapasitansi suatu kapasitor dapat didefinisikan sebagai berikut :
  C=Q/V


Dengan :
C = kapasitansi kapasitor ( Farad )
q = besarnya muatan pada konduktor ( Coulomb )
V = beda potensial listrik ( Volt )


Kapasitansi Kapasitor Pelat ( Keping ) Paralel

Kapasitor Pelat ( Keping ) Paralel terdiri dari dua keping konduktor yang luasnya sama dan dipasang paralel/sejajar. Besarnya kapasitansi Kapasitor Pelat Paralel adalah :
 

SELENGKAPNYA SILAHKAN DOWNLOAD DISINI

Selasa, 16 April 2013

HUKUM COULOMB DAN MEDAN LISTRIK

1. Muatan Listrik
Muatan listrik terdiri atas:
Elektron yang membawa muatan negatif
Proton yang membawa muatan positif 
Muatan 1 elektron = - 1,6 . 10-19 Coulomb
Muatan 1 proton = 1,6 . 10-19 Coulomb
 Muatan lisrik dari suatu benda ditentukan oleh jumlah proton dan elektronnya.
*Bila benda kelebihan elektron ( ∑ elektron >   proton), maka benda bermuatan negatif.
*Bila benda kekurangan elektron ( ∑ elektron   < ∑ proton), maka benda bermuatan positif.
*Bila  elektron = ∑ proton, maka benda  tidak   bermuatan ( netral ).
Hukum Coulomb yang dinyatakan oleh Charles Augustin de Coulomb (1786) adalah sebagai berikut :
Gaya tarik menarik atau gaya tolak antara dua muatan listrik sebanding dengan muatan-muatannya dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan
Secara matematis Hukum Coulomb dirumuskan sebagai berikut :

F=k Q1.Q2/r2
Dengan :
F = gaya Coulomb ( Newton )
q = muatan listrik ( Coulomb )
r = jarak kedua muatan ( meter )
k = konstanta =   9 . 109 N.m2/C2
Ԑ0 = permitivitas listrik dalam ruang hampa udara  = 8,85 . 10-12  C2/Nm2
Medan Listrik  
Medan listrik adalah suatu daerah/ruang di sekitar muatan listrik yang masih dipengaruhi oleh
gaya listrik. Medan listrik digambarkan dengan garis gaya listrik yang arahnya keluar 
(menjauhi)muatan positif dan masuk (mendekati) muatan negatif.

Kuat medan listrik adalah besarnya gaya Coulomb untuk tiap satu satuan muatan.
E=F/Q
Dengan :
E = kuat medan listrik ( N/C )
F = gaya Coulomb ( N )
q = muatan uji ( C )
   
 Untuk selengkapnya silahkan Download materi disini