Selasa, 23 September 2014

Tugas KSK 23 September 2014

1. Key Loggers

Keylogger adalah sebuah program yang dibuat untuk merekam pengentrian data melalui keyboard dan memasukanya ke dalam log (catatan). Tapi seiring berkembang versi dan tipenya, kini keylogger pun bisa merekam aktifitas mouse, clipboard,web browser dan visual surveillance (gambar hasil capture otomatis layar monitor). Keylogger terbagi dalam dua jenis, yaitu jenis hardware dan software. Tentunya jenis software lebih praktis digunakan dan pula lebih aman. Keylogger awalnya digunakan untuk keperluan positif, seperti memonitori aktifitas-aktifitas pekerja atau anak yang menggunakan komputer. Tapi saat ini banyak para hacker  menggunakan sofftware ini untuk keperluan negative, seperti memasangnya di komputer-komputer milik perusahaan, warnet, komputer perorangan dll. Tentunya semakin banyak penyalahgunaan software tersebut semakin kuat pula keamanan sistem komputer. Hampir semua antivirus sekarang sudah bisa menditeksi keberadaan keylogger ini. Oleh karena itu, saat penginstalan aplikasi ini anti virus harus di unisnstal atau di disable kan protection nya dahulu.




2. Loss Data

Kehilangan data (data loss) dapat disebabkan karena
1. bencana
- Kebakaran
- Banjir
- Gempa Bumi
- Perang
- Kerusuhan
- Binatang

2. kesalahan perangkat keras dan perangkat lunak
- Tidak berfungsinya pemroses
- Disk atau tape yang tidak terbaca
- Kesalahan telekomunikasi
- Kesalahan program (bugs)

3.kesalahan atau kelalaian manusia
- kesalahan pemasukan data
-memasangkan tape atau disk yang salah,
-Eksekusi program yang salah
-Kehilangan disk atau tape

3. Trojan Horse
Trojan horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target).
4. Online Predator
Predator online adalah seseorang yang berlagak ramah dan berusaha menjadi teman para pengguna internet anak-anak dan remaja. Namun sifat ramahnya itu menyimpan misi berbahaya, yakni demi memuaskan hasrat seksual mereka. 
Para pelaku kejahatan ini biasanya beroperasi di chat room atau situs jejaring sosial macam Facebook,MySpace,Twitter,dan jejaring sosial laiinya. Biasanya pertama kali mereka menggunakan Modus untuk meraih kepercayaan dari calon korbannya,seperti berlagak ramah .


5. Pop Up

Pop-up adalah jendela yang biasanya muncul tiba-tiba ketika mengunjungi halaman web. biasanya iklan ini tidak diperlukan dan harus disingkirkan agar tidak mengganggu proses menjelajah web. untuk menangkalnya, dapat di pakai program penangkal pop-up. ada pula program penangkal pop-up yang terintegrasi dengan browser, misalnya yang terdapat pada browser Mozilla Firefox, Opera, dan Internet Explorer versi 7.

6. Worms

Worm atau cacing komputer dalam keamanan komputer, adalah sebutan untuk sebuah program yang menyebarkan dirinya di dalam banyak komputer, dengan menggandakan dirinya dalam memori setiap komputer yang terinfeksi. Sebuah worm dapat menggandakan dirinya dalam sebuah sistem komputer sehingga dapat menyebabkan sistem tersebut mengalami crash sehingga mengharuskan server harus di-restart. Beberapa worm juga menghabiskan bandwidth yang tersedia. Worm merupakan evolusi dari virus komputer.


7. Root Kits

Bila diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, Rootkit adalah Root = akar, dan kit = kotak peralatan. Jadi Rootkit adalah Kotak peralatan (yang umumnya berupa malware) yang mengakar (tertanam) dalam sistem operasi untuk memantau aktivitas yang dilakukan user.
Pengertian Rootkit yang lain adalah malware yang menyusup kedalam sistem untuk mengambil alih, memantau kerja sistem yang disusupinya.
Pada mulanya Rootkit dibuat untuk mengambil alih sistem yang mengalami gangguan, namun akhir-akhir ini teknik Rootkit dipakai untuk melakukan tindakan kriminal.
Apa bahaya Rootkit?
Tingkat bahaya Rootkit relatif seperti malware lain (virus, worm) namun diantara malware-malware yang ada, Rootkit terbilang cukup berbahaya karena Rootkit dapat mencuri data yang lalu-lalang di jaringan (sniffing), merekam penekanan tombol keyboard dan mouse (biasa disebut ‘Keylogging’), mencuri Cookies akun bank untuk mendapatkan username dan password. Mencuri data ‘confidential’ perusahaan, dan sebagainya. Intinya prinsip dari Rootkit adalah  menyusup tanpa diketahui dan/atau disadari oleh user, dan melakukan aksi-aksinya.
8. Computer Crashes
Pengertian Crash adalah lstilah untuk menggambarkan sistem komputer yang tiba-tiba berhenti bekerja karena adanya masalah dan harus di-boot ulang.

Crash bisa diakibatkan oleh beberapa faktor, yaitu :

·         Bentrok antara Software dengan Software
·         Bentrok antara Hardware dengan Hardware
·         Bentrok antara Software dengan Hardware
·         Bentrok Antara Software dengan Software
Suatu software bias mengakibatkan Crash apabila software tersebut bentrok dengan software lain. Contohnya adalah satu anti-virus(A) dengan anti-virus(B) lain. Jadi begini,
kan anti-virus itu tugasnya untuk membasmi virus. Apabila suatu komputer terdapat virus, kemudian kedua anti-virus mendeteksinya, maka kedua anti-virus tersebut akan menghapus virus tersebut. Lalu, jika satu anti-virus(A) sudah menghapus virusnya, maka anti-virus(B) akan kebingungan karena virus yang terdeteksi ternyata sudah dihapus. Karena anti-virus(B) tidak menemukan virus tersebut, dia akan terus mencari-cari virus tersebut hingga sistem operasi menjadi kewalahan sehingga mengakibatkanCrash.
9. Slow Response
kondisi dimana respon atau tanggapan lambat sehingga menyebabkan hang atau freeze.
10. Identify Theft
Pencurian identitas pada dasarnya bisa diartikan sebagai tindakan yang dilakukan untuk mengetahui atau menggunakan secara tidak sah atas identitas seseorang seperti nama, alamat rumah/kantor/email, nomer PIN (Personal Identity Number), nomer kartu kredit, password, ataupun informasi personal lainnya.
Berdasarkan obyeknya, pencurian identitas bisa digolongkan menjadi dua, yaitu: (1) pencurian identitas pada level korporat/perusahaan, dan (2) pencurian identitas pada level individual. Pencurian identitas pada level korporat umumnya dilakukan padadatabase informasi pelanggan yang dimiliki perusahaan. Hal ini bisa dilakukan melalui pencurian lewat penggunaan teknologi untuk mengakses database konsumen/supplier perusahaan, melalui orang dalam perusahaan (insider) yang secara tidak sengaja maupun sengaja lengah terhadap keamanan penggunaan informasi pelanggan, maupun dari pihak insider yang mau ‘dibayar’ untuk membocorkan informasi pelanggan.


11. Lookup

Troubleshooting yang terjadi pada power supply. hal ini terjadi pada saat system saat startup terjadi.

12. Viruses

Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri  dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
13. Hacker
Peretas (bahasa Inggrishacker) adalah orang yang mempelajari, menganalisis, memodifikasi, menerobos masuk ke dalam komputer dan jaringan komputer, baik untuk keuntungan atau dimotivasi oleh tantangan.
14. Spyware
Pengertian Spyware adalah software atau perangkat lunak yang dapat menginstal sendiri dalam system komputer untuk mencuri data atau memantau pengguna komputer tersebut. Sebenarnya spyware dibuat oleh perusahaan resmi untuk layanan khusus. Tetapi saat ini banyak orang yang iseng memanfaatkan kelemahan dari browser internet untuk berbuat jahil, oleh karena itu sekarang banyak yang menganggap spyware adalah program jahat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar